![]() |
| Foto: Dok.Kodim 0207/Simalungun |
Pematangsiantar — Subuh yang seharusnya tenang berubah menjadi kepanikan di Jalan Justin Sihombing, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar. Tiga unit rumah milik warga dilalap si jago merah dalam peristiwa kebakaran yang terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Juma't (27/3/2026).
Di tengah kepanikan warga, sosok Babinsa Koramil 02/Siantar Timur Kodim 0207/Simalungun, Serda A. Sijabat, tampil sigap. Begitu menerima informasi, ia langsung bergerak cepat menuju lokasi dan turut membantu proses pemadaman bersama warga dengan peralatan seadanya.
Kronologi Kejadian Kebakaran pertama kali diketahui warga saat melihat asap tebal mengepul dari sela-sela dinding rumah milik Harlin Sianturi dan Sertu Benny Purba. Api dengan cepat membesar, memicu kepanikan warga sekitar.
Warga pun berteriak meminta pertolongan sambil berupaya menyelamatkan barang-barang yang masih bisa diselamatkan. Sekitar pukul 05.15 WIB, pihak pemadam kebakaran segera dihubungi.
Tak lama berselang Babinsa Serda A. Sijabat tiba di lokasi dan langsung bergabung dalam upaya pemadaman serta membantu mengatur situasi di lapangan.
Sekitar pukul 05.50 WIB, dua unit mobil pemadam kebakaran dari STTC tiba dan disusul armada tambahan dari Pemadam Kebakaran Kota Pematangsiantar. Total sebanyak 12 unit mobil damkar dikerahkan untuk menjinakkan api.
Setelah berjibaku hampir tiga jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 07.56 WIB dengan proses pendinginan menggunakan empat unit mobil damkar.
Adapun tiga rumah yang terdampak kebakaran diketahui milik, Harlin Sianturi (45), wirausaha, Sertu Benny Purba (41), anggota TNI AD dari Kodim 0210/TU
Dedi Purba (66), wiraswasta, Ketiganya merupakan warga yang tinggal di lokasi kejadian.
Kerugian Capai Miliaran Rupiah
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp3 miliar. Selain tiga unit rumah yang habis terbakar, sejumlah aset seperti peralatan bengkel termasuk tiga unit kompresor serta barang dagangan warung kelontong juga ludes dilahap api.
Berdasarkan dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik yang menimbulkan percikan api. Kondisi bangunan yang masih menggunakan material mudah terbakar turut mempercepat penyebaran api.
Selain membantu pemadaman, Babinsa juga berperan aktif mengatur arus lalu lintas guna memperlancar akses mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian.
Pasca kejadian, pihak kepolisian dari Polsek Siantar Timur telah melakukan penanganan dan memasang garis polisi di lokasi untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Babinsa juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya dengan rutin memeriksa instalasi listrik serta menghindari penggunaan bahan-bahan yang mudah terbakar tanpa pengamanan yang baik.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kewaspadaan dan kepedulian bersama sangat penting untuk mencegah musibah serupa terjadi di kemudian hari.
Sumber: Tim Pendim 0207/SML
Editor: Redaksi

